Berkumpul di Limassol untuk Malam Fintech|After Party WikiEXPO Siprus 2026 Segera Hadir
Malam ini, Pesta Setelah WikiEXPO Siprus 2026 akan diadakan di Parklane, a Luxury Collection Resort & Spa, Limassol, Siprus.
简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Ikhtisar:FINRA mendenda Webull Financial LLC 4,2 juta dolar AS (Setara Rp 76 Miliar per kurs saat ini) karena 120.000 akun disetujui tanpa verifikasi identitas memadai, plus celah pengawasan transaksi dan kualitas eksekusi order.

Salah satu Otoritas Regulasi Industri Keuangan Amerika Serikat (FINRA) menjatuhkan denda 4,2 juta dolar AS (Setara Rp 76 Miliar per kurs saat ini) kepada Webull Financial LLC.
Sanksi itu dijatuhkan karena perusahaan pialang tersebut gagal menjalankan program anti pencucian uang (AML), pencegahan pencurian identitas, dan pemeriksaan kualitas eksekusi order (best execution).
Temuan paling mencolok adalah persetujuan lebih dari 120.000 akun nasabah antara Januari 2020 dan September 2023 tanpa verifikasi identitas pemohon yang memadai.
Sebagian akun bahkan disetujui dengan menggunakan foto pemandangan alam, bukan dokumen identitas resmi yang dikeluarkan pemerintah. Akun lain tercatat milik pemohon yang sudah dinyatakan meninggal dalam sistem Webull sendiri.

Wakil Presiden Eksekutif sekaligus Kepala Penegakan Hukum FINRA, Bill St. Louis, menyatakan bahwa pertumbuhan bisnis Webull berlangsung cepat tetapi program kepatuhannya tidak mengikuti. Pernyataan itu menjadi kerangka utama temuan regulator terhadap sejumlah celah pengawasan di perusahaan tersebut.
FINRA menemukan Webull tidak menyelidiki 473 transfer Automated Clearing House (ACH, sistem pemindahan dana antarbank di Amerika Serikat) yang tidak sah, dengan nilai lebih dari 1,5 juta dolar AS. Transfer tersebut memindahkan dana dari nasabah di lembaga keuangan lain ke akun di Webull.
Regulator juga mencatat satu akun yang menghasilkan hampir 13.000 peringatan perdagangan berpotensi manipulatif di lebih dari 100 simbol saham selama sekitar 18 bulan, tanpa penyelidikan yang memadai.
Celah pengawasan lain mencakup pemantauan yang lemah atas perdagangan opsi out-of-the-money (opsi yang harga strike-nya jauh dari harga pasar saat ini) yang mencurigakan, nasabah yang memakai alamat atau perangkat yang sama, serta pengambilalihan akun secara curang.
Webull juga membuka puluhan akun untuk warga negara asing yang menggunakan alamat IP atau perangkat yang sama. Perusahaan baru menerapkan pemeriksaan untuk akun tak berhubungan yang berbagi nomor Social Security yang sama pada Agustus 2021.
Sumber: https://www.finra.org/sites/default/files/fda_documents/2021073404901%20Webull%20Financial%20LLC%20CRD%20289063%20AWC%20lp.pdf

Selain soal identitas dan transaksi, FINRA menilai Webull tidak melakukan tinjauan memadai atas kualitas eksekusi nasabah antara Februari 2020 dan Mei 2025.
Pialang itu kadang gagal menilai kualitas eksekusi di pusat pasar pesaing, dan pada beberapa periode tidak meninjau order non-marketable yang mencakup 60% hingga 70% dari aliran ordernya.
Tinjauan tersebut juga tidak memuat analisis wajib berdasarkan jenis order dan sekuritas individual. Bagi nasabah ritel, best execution merujuk pada kewajiban pialang untuk mencari hasil eksekusi yang wajar, sehingga pemeriksaan semacam ini menjadi bagian dari perlindungan dasar, bukan sekadar administrasi internal.
Webull menyelesaikan kasus ini tanpa mengakui atau menyangkal temuan FINRA. Perusahaan setuju menyatakan perbaikan atas kekurangan dalam program AML dan pencegahan pencurian identitas, serta menunjuk konsultan independen untuk meninjau program best execution-nya.
Sanksi ini menyusul denda FINRA terpisah sebesar 1,6 juta dolar AS pada 2025 terkait pengawasan dan penyimpanan materi promosi influencer oleh Webull. Saat itu regulator menemukan sebagian pernyataan promosi tidak adil dan tidak seimbang, atau memuat klaim yang berlebihan dan bersifat menjanjikan.
Bagi pembaca yang baru mengenal pasar valuta asing, kasus ini menunjukkan bahwa verifikasi identitas dan pengawasan eksekusi order merupakan bagian dari perlindungan investor yang diperiksa regulator, bukan formalitas belaka saat membuka akun di pialang mana pun.

Sumber: https://www.wikifx.com/id/dealer/1238913678.html
Kalau melihat nama Webull, banyak trader langsung menganggapnya aman karena platform ini cukup populer di pasar global. Tapi, apakah itu berarti bebas dari risiko? Belum tentu.
Berdasarkan data per 6 November 2026 di WikiFX, Webull skor 7.96/10 tercatat sebagai perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat dan memiliki regulasi dari FSA Jepang untuk entitas tertentu. Namun, WikiFX juga menampilkan peringatan bahwa broker ini pernah menerima komentar negatif dari pengguna sehingga trader diminta tetap waspada.
Btw, bagian yang paling sering jadi sorotan justru bukan soal legalitas, melainkan pengalaman pengguna. Di halaman ulasan Trustpilot, banyak reviewer mengeluhkan layanan pelanggan yang sulit dihubungi, proses penarikan dana yang lambat, hingga akun yang dibatasi tanpa penjelasan yang dianggap memuaskan. Trustpilot bahkan menampilkan skor 1,2/5 dari ratusan ulasan yang tersedia.
Di sisi lain, tidak semua tanggapan bernada negatif. Beberapa pengguna menilai aplikasi Webull cukup nyaman digunakan dan menyediakan data pasar yang lengkap untuk membantu aktivitas trading serta investasi.
Jadi, apakah Webull penipuan? Dari informasi yang tersedia, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa perusahaan ini merupakan broker penipuan murni. Namun, adanya regulasi tidak otomatis menghapus keluhan pelanggan.
Sebenarnya, yang perlu diperhatikan adalah kualitas layanan, kemudahan penarikan dana, dan respons dukungan pelanggan yang masih menjadi kritik utama dari banyak pengguna.
Kalau dipikir-pikir, pendekatan paling aman adalah melakukan riset tambahan, mencoba layanan dalam nominal kecil terlebih dahulu, dan membaca ulasan terbaru sebelum menyimpan dana dalam jumlah besar. Dunia trading memang selalu punya risiko, bahkan ketika broker yang digunakan sudah dikenal luas.


Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

Malam ini, Pesta Setelah WikiEXPO Siprus 2026 akan diadakan di Parklane, a Luxury Collection Resort & Spa, Limassol, Siprus.

GMO Internet Group menawarkan imbalan hingga 1 juta dolar AS (setara Rp 17 Miliar) untuk informasi penangkapan peretas server trading, sementara FXTF, Dukascopy Japan, dan OANDA Japan memperketat keamanan login klien.

Nama 3 broker forex dalam daftar skor rendah di WikiFX per bulan Oktober 2026: Headway, FBS, dan Emirax Markets. Cek laporan penahanan dana trader WNI, status BAPPEBTI, dan analisis keamanannya.

Analisis nilai tukar Rupiah terhadap USD, EUR, SGD, dan JPY per 4 November 2026. Simak ulasan tren pasar forex dan dampaknya bagi ekonomi kita !