Apa itu trading indeks?
Indeks mengukur kinerja sekeranjang saham berdasarkan metodologi tertentu. Melalui broker derivatif, trader biasanya mengambil posisi pada pergerakan nilai indeks tanpa memiliki saham-saham penyusunnya.
Apa perbedaan indeks CFD dan membeli reksa dana atau ETF indeks?
CFD adalah kontrak dengan broker yang dapat memakai margin dan tidak memberikan kepemilikan aset dasar. ETF atau produk investasi indeks memiliki struktur kepemilikan, biaya, dan perlindungan yang berbeda.
Apa perbedaan indeks cash dan indeks futures?
Indeks cash biasanya mengikuti harga tunai dan dapat dikenai pembiayaan posisi menginap. Indeks futures mengikuti kontrak berjangka dengan periode acuan tertentu serta dapat mengalami expiry atau rollover.
Mengapa nilai per poin dan ukuran kontrak harus diperiksa?
Laba dan rugi indeks dihitung dari perubahan poin dikalikan nilai per poin serta ukuran posisi. Simbol yang tampak serupa dapat memiliki contract size dan minimum volume berbeda antarbroker.
Biaya apa yang berlaku pada trading indeks?
Periksa spread, komisi, pembiayaan overnight, penyesuaian dividen bila berlaku, rollover, dan konversi mata uang. Bandingkan biaya pada jam serta ukuran posisi yang sama.
Kapan risiko gap dan slippage meningkat?
Risiko dapat meningkat saat pembukaan pasar, setelah penutupan bursa, rilis data ekonomi, pengumuman perusahaan besar, atau berita akhir pekan. Stop-loss dapat dieksekusi berbeda dari harga yang diminta ketika terjadi gap.
Bagaimana menyusun risiko untuk posisi indeks?
Kenali jam bursa acuan, hitung nilai per poin, tentukan batas kerugian, dan periksa korelasi dengan posisi lain. Satu indeks berisi banyak saham, tetapi posisi berleverage tetap dapat menimbulkan kerugian besar.