简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Chip -5%, Minyak Anjlok, Emas Rebound
Ikhtisar:Ringkasan PasarFokus pasar pada Jumat lalu beralih ke sektor semikonduktor dan energi. Saham chip mengalami tekanan jual yang signifikan, dengan indeks semikonduktor merosot lebih dari 5% dalam sehari
Ringkasan Pasar
Fokus pasar pada Jumat lalu beralih ke sektor semikonduktor dan energi. Saham chip mengalami tekanan jual yang signifikan, dengan indeks semikonduktor merosot lebih dari 5% dalam sehari. ON Semiconductor anjlok lebih dari 20%, Qualcomm turun 7,6%, sementara Western Digital, Seagate, dan SanDisk masing-masing kehilangan lebih dari 10%. Nvidia dan Google melemah hampir 9% sepanjang pekan, sedangkan Microsoft justru menguat hampir 6%, mencerminkan divergensi yang semakin jelas antara sektor perangkat keras dan perangkat lunak.
Di pasar energi, harga minyak internasional turun tajam. WTI crude oil melemah 3,74% ke US$69,23 per barel dan mencatat penurunan mingguan sebesar 8,73%. Brent crude turun 4,34% ke US$71,99 per barel dengan akumulasi pelemahan mingguan mencapai 10,65%.
Logam mulia berhasil rebound dalam perdagangan harian. Emas COMEX naik 1,2% ke US$4.078,7 per ons, perak menguat 1,49% ke US$59,22, dan tembaga New York bertambah 1,17%. Meski demikian, ketiganya masih ditutup melemah secara mingguan.
Pasar saham Tiongkok juga berada di bawah tekanan, terutama sektor teknologi. Indeks ChiNext turun lebih dari 4%, Shenzhen Component melemah 3,44%, Shanghai Composite terkoreksi 2,26%, sementara Hang Seng Tech kembali turun lebih dari 3%.
Dari sisi makroekonomi, inflasi Amerika Serikat kembali menunjukkan tekanan. Data PCE bulan Mei naik menjadi 4,1% secara tahunan, sementara Core PCE meningkat ke 3,4%. Di sisi lain, saham SoftBank anjlok 13% setelah pasar menyoroti risiko likuiditas terkait eksposur senilai US$65 miliar. Bitcoin sempat kembali menembus level US$60.000 pada perdagangan intraday.
Indeks saham utama AS ditutup sedikit lebih rendah, dengan S&P 500 turun 0,05%, Nasdaq melemah 0,24%, dan Dow Jones terkoreksi 0,09%.
Sorotan Pasar● Koreksi Sektor Semikonduktor, Awal Pelemahan atau Sekadar Konsolidasi?
Penurunan lebih dari 5% pada saham chip dalam satu hari, dipimpin oleh ON Semiconductor dan sejumlah produsen memori, memicu perdebatan mengenai apakah pergerakan ini merupakan koreksi sehat atau sinyal awal perlambatan siklus industri.
Di tengah permintaan komputasi AI yang masih kuat dan siklus kenaikan harga memori yang berlanjut, perhatian pasar kini tertuju pada laporan keuangan emiten-emiten utama serta proyeksi belanja modal (capital expenditure/capex). Setiap indikasi perlambatan permintaan berpotensi memicu reaksi pasar yang lebih besar.
● Harga Minyak Melemah, Tarik-Menarik antara Inflasi dan Pertumbuhan
WTI dan Brent masing-masing mencatat penurunan mingguan sebesar 8,73% dan 10,65%. Berkurangnya premi risiko geopolitik serta meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek permintaan global menjadi faktor utama yang menekan harga minyak dalam beberapa hari terakhir.
Di satu sisi, penurunan harga minyak dapat membantu meredakan tekanan inflasi. Namun di sisi lain, jika pelemahan berlangsung terlalu cepat, pasar dapat menafsirkannya sebagai sinyal melemahnya aktivitas ekonomi global. Data persediaan dan permintaan energi yang akan dirilis dalam waktu dekat akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah pergerakan berikutnya.
Agenda Penting yang Perlu Diperhatikan
Amerika Serikat dan Iran berencana menggelar perundingan di Doha, Qatar, pada 30 Juni.
Forum Tahunan Bank Sentral Eropa (ECB Forum) berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli di Portugal.
Korea Selatan akan mengumumkan proyek investasi berskala besar dari Samsung Group dan SK Group.
Konferensi Beijing Space Computing Power 2026 berlangsung pada 29–30 Juni.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
