Ikhtisar:Rabobank menaikkan target harga minyak mentah Brent menjadi 107 Dolar AS per barel untuk kuartal kedua 2026 imbas guncangan rantai pasokan jangka panjang di kawasan Teluk.

Harga komoditas energi diestimasi akan terus tertahan di level tinggi seiring dengan meningkatnya disrupsi struktural pada kapasitas distribusi minyak mentah dunia. Laporan analisis dari Rabobank menegaskan perlunya revaluasi fundamental pasar energi karena hambatan logistik maritim jangka panjang.
Revisi Target Harga Berbasis Defisit Pasokan
Tim analis strategis menaikkan target harga kuartalan untuk dua acuan minyak utama dunia. Harga Brent diestimasikan melonjak hingga rata-rata 107 Dolar AS per barel pada kuartal kedua 2026.
- Target Brent: 107 Dolar AS (Q2), 96 Dolar AS (Q3), 90 Dolar AS (Q4)
- Target WTI: 98 Dolar AS, 88 Dolar AS, dan 83 Dolar AS
- Kapasitas pemulihan pengiriman: 80% (Agustus 2026)
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.