简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Harga Minyak Melonjak, Saham Melemah, Emas Anjlok, dan Imbal Hasil Treasury AS Meroket Jelang CPI
Ikhtisar:Tinjauan PasarMenjelang pembukaan perdagangan Jumat, pasar keuangan global berfokus pada tiga tema utama.Pertama, kembali memanasnya risiko geopolitik mendorong harga minyak melonjak tajam. Kelompok H
Tinjauan Pasar
Menjelang pembukaan perdagangan Jumat, pasar keuangan global berfokus pada tiga tema utama.
Pertama, kembali memanasnya risiko geopolitik mendorong harga minyak melonjak tajam. Kelompok Houthi mengambil alih kota pelabuhan Mocha di pesisir Laut Merah dan bergerak semakin dekat ke Selat Bab el-Mandeb. Pada saat yang sama, produksi minyak mentah Arab Saudi pada Agustus merosot tajam sebesar 1,9 juta barel per hari. Kontrak berjangka WTI untuk Oktober ditutup di level US$102,48 per barel, naik 6,69%, sementara Brent menguat 6,34% menjadi US$107,63 per barel. Keduanya mencapai level tertinggi sejak akhir Mei.
Kedua, lonjakan imbal hasil obligasi Treasury AS terus menekan aset berisiko. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik 11,58 basis poin menjadi 4,9565%, sementara imbal hasil tenor 30 tahun meningkat menjadi 5,3706%, level tertinggi sejak Juni 2007. Indeks S&P 500 turun 0,58% ke 7.591,70, mencatat penurunan selama empat sesi berturut-turut. Dow Jones dan Nasdaq juga ditutup melemah.
Ketiga, kombinasi antara permintaan terhadap aset safe haven dan tingginya imbal hasil obligasi memberikan tekanan besar terhadap logam mulia. Kontrak berjangka emas COMEX turun 2,29%, perak anjlok hingga 6,64%, sementara harga tembaga London turun US$534. Indeks Dolar AS (DXY) menguat ke level 99,048.
Di Eropa, Bank Sentral Eropa (ECB) kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin, sehingga suku bunga fasilitas deposito naik menjadi 2,5%. Ini merupakan kenaikan suku bunga kedua ECB sepanjang tahun ini.
Fokus Pasar● CPI AS Agustus dan Prospek Inflasi
Amerika Serikat dijadwalkan merilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) Agustus hari ini. Pasar memperkirakan CPI utama naik 3,4% secara tahunan, CPI inti meningkat 2,4%, sementara CPI secara bulanan diproyeksikan naik 0,4%.
Setelah Indeks Harga Produsen (PPI) Agustus naik 5,4% secara tahunan, melampaui ekspektasi pasar, perhatian kini tertuju pada apakah data CPI akan kembali menunjukkan meningkatnya tekanan inflasi. Hasil tersebut berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap imbal hasil Treasury AS serta arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) pada September.
Pelaku pasar saat ini telah meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September menjadi lebih dari 70%. Oleh karena itu, setiap data inflasi yang melampaui ekspektasi berpotensi kembali mendorong imbal hasil obligasi jangka panjang ke level yang lebih tinggi.
● Transportasi Laut Merah dan Pasokan Minyak Mentah
Penguasaan pelabuhan dan pulau-pulau strategis di Laut Merah oleh kelompok Houthi secara signifikan meningkatkan risiko terhadap aktivitas pelayaran. Selat Bab el-Mandeb merupakan salah satu jalur pelayaran utama dunia, yang dilalui sekitar 10% perdagangan global.
Bersamaan dengan penurunan tajam produksi minyak mentah Arab Saudi sebesar 1,9 juta barel per hari pada Agustus, risiko dari sisi pasokan minyak kini meningkat dengan cepat.
Badan Energi Internasional (IEA) dijadwalkan merilis laporan pasar minyak bulanannya hari ini. Laporan tersebut akan menjadi acuan penting bagi investor untuk menilai perkembangan terbaru dalam keseimbangan pasokan dan permintaan minyak global, serta besarnya premi risiko yang melekat pada aktivitas transportasi laut.
Peristiwa Penting yang Perlu Diperhatikan
AS akan merilis CPI Agustus. Pasar memperkirakan CPI utama naik 3,4% secara tahunan, CPI inti naik 2,4%, dan CPI bulanan meningkat 0,4%.
AS akan merilis indeks awal Sentimen Konsumen University of Michigan untuk September, yang diperkirakan berada di level 51,0.
Bank Sentral Rusia akan mengumumkan keputusan suku bunga, sementara Gubernur Elvira Nabiullina dijadwalkan menggelar konferensi pers mengenai kebijakan moneter.
Badan Energi Internasional (IEA) akan merilis laporan pasar minyak bulanan, sementara Presiden ECB Christine Lagarde dijadwalkan menyampaikan pidato.
Enflame Technology, perusahaan GPU domestik China, akan mencatatkan sahamnya di STAR Market dengan harga penawaran sebesar 142,18 yuan per saham dan diperkirakan menghimpun dana sekitar 6,116 miliar yuan.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.










