简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Harga Minyak Tembus US$100, Tembaga Rekor Tertinggi, Wall Street Melemah
Ikhtisar:Tinjauan PasarPasar global pada Kamis berfokus pada tiga tema utama.Pertama, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah mendorong harga minyak lebih tinggi. Minyak mentah Brent naik 3,36% menjadi US$101,
Tinjauan Pasar
Pasar global pada Kamis berfokus pada tiga tema utama.
Pertama, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah mendorong harga minyak lebih tinggi. Minyak mentah Brent naik 3,36% menjadi US$101,21 per barel, kembali menembus level tiga digit untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu bulan sekaligus mencapai level tertinggi sejak Mei. Sementara itu, WTI menguat 3,25% menjadi US$96,05 per barel. Sentimen pasar dipengaruhi oleh langkah Iran yang menetapkan zona sanksi maritim baru, serangan militer AS terhadap kapal tanker minyak Iran, serta serangan Iran terhadap pangkalan militer AS di Yordania.
Kedua, harga logam menguat secara luas. Tembaga London naik menjadi US$14.858,5 per ton, sedangkan tembaga New York mencapai US$6,894 per pon, keduanya mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Harga emas spot naik 1,06% menjadi US$4.401,77 per ons dan kembali menembus level US$4.400, sementara perak spot menguat sekitar 2,3%.
Ketiga, tiga indeks utama Wall Street ditutup melemah. S&P 500 turun 0,48% ke 7.636,36, Dow Jones melemah 0,77%, dan Nasdaq turun 0,64%. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 5 basis poin menjadi 4,84%, level tertinggi sejak November 2023.
Sikap bank sentral global juga semakin hawkish. Bank of Japan (BoJ) diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25% pada pertemuan pekan depan, sementara Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan menaikkan suku bunga fasilitas deposito menjadi 2,5% hari ini. Di Tiongkok, CPI Agustus naik 0,8% secara tahunan, sedangkan PPI meningkat 3,8%, dengan keduanya mencatat pertumbuhan positif secara bulanan.
Ekspansi perusahaan teknologi global juga terus berlanjut. Amazon berencana mengalokasikan US$60 miliar untuk pembelian chip Qualcomm, Google akan menginvestasikan €13 miliar di Finlandia, sementara Apple meluncurkan iPhone dengan layar lipat.
Fokus Pasar ke Depan● Pekan Krusial Bank Sentral: Keputusan ECB dan Arah Kebijakan BoJ
ECB akan mengumumkan keputusan suku bunganya hari ini. Pasar memperkirakan kenaikan sebesar 25 basis poin yang akan membawa suku bunga fasilitas deposito menjadi 2,5%. Pernyataan Presiden ECB Christine Lagarde akan menjadi faktor penting yang menentukan arah jangka pendek euro dan pasar saham Eropa.
Sementara itu, BoJ diperkirakan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 1,25% pada pertemuan pekan depan. Bank sentral Jepang juga berpotensi mempercepat siklus kenaikan suku bunga menjadi satu kali setiap kuartal. Menteri Keuangan AS Scott Bessent telah memperingatkan pelaku pasar yang mengambil posisi bearish terhadap yen, sekaligus mengisyaratkan kemungkinan intervensi yang lebih agresif.
Dengan bank-bank sentral utama dunia secara bersamaan mempertahankan kebijakan yang lebih ketat, dinamika antara selisih suku bunga dan nilai tukar akan menjadi salah satu variabel utama dalam strategi alokasi aset pada paruh kedua tahun ini.
● Geopolitik Timur Tengah dan Rantai Transmisi ke Harga Minyak
Iran menetapkan zona sanksi maritim baru, militer AS menyerang kapal tanker minyak Iran, sementara Iran melancarkan serangan terhadap pangkalan militer AS di Yordania. Rangkaian perkembangan tersebut mendorong harga minyak Brent kembali menembus US$100 per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu bulan.
Pada saat yang sama, persediaan gas alam Eropa turun ke level terendah dalam 15 tahun. Kenaikan harga energi kini kembali memicu kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global.
Laporan EIA dan laporan bulanan OPEC yang dirilis hari ini akan memberikan gambaran terbaru mengenai kondisi pasokan dan permintaan energi. Dalam jangka pendek, risiko terhadap jalur pelayaran serta potensi gangguan pasokan tetap menjadi faktor utama yang dapat menentukan volatilitas harga minyak.
Fokus Utama Hari Ini
ECB mengumumkan keputusan suku bunga, dilanjutkan konferensi pers Presiden ECB Christine Lagarde.
AS merilis data PPI Agustus dan jumlah klaim awal tunjangan pengangguran mingguan.
CPI Tiongkok Agustus naik 0,8% secara tahunan dan PPI naik 3,8%, dengan keduanya kembali mencatat pertumbuhan positif secara bulanan.
TSMC merilis laporan pendapatan untuk Agustus 2026.
DeepSeek dijadwalkan resmi meluncurkan model V4.1 Flash.
EIA merilis Short-Term Energy Outlook bulanan, sementara OPEC menerbitkan laporan bulanan pasar minyak mentah.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.










