简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Lonjakan Harga Minyak · Wall Street Melemah · The Fed Makin Hawkish · Google Kehilangan Talenta Utam
Ikhtisar:Ringkasan PasarFokus pasar global pada hari Kamis kembali tertuju pada sektor energi dan perkembangan geopolitik. Harga minyak mentah internasional melonjak lebih dari 3%, dengan WTI kontrak September
Ringkasan Pasar
Fokus pasar global pada hari Kamis kembali tertuju pada sektor energi dan perkembangan geopolitik. Harga minyak mentah internasional melonjak lebih dari 3%, dengan WTI kontrak September ditutup naik 2,75% ke US$77,29 per barel, sementara Brent kontrak Oktober menguat 3,83% ke US$82,49 per barel. Kenaikan tersebut dipicu oleh rencana Iran dan Oman untuk mencapai kesepakatan terkait jalur pelayaran di Selat Hormuz, sehingga premi risiko geopolitik kembali menjadi pendorong utama pasar energi.
Pasar saham Amerika Serikat ditutup melemah secara umum. Dow Jones turun 0,85% ke 53.885 poin, S&P 500 turun 0,18%, dan Nasdaq terkoreksi 0,06%. Meskipun membukukan laporan keuangan yang melampaui ekspektasi, Western Digital tetap anjlok lebih dari 10%. AppLovin merosot hampir 20% setelah memberikan prospek yang lebih lemah dari perkiraan pasar. Sebaliknya, SpaceX justru naik lebih dari 6% pada hari pertama berakhirnya periode lock-up saham.
Nada kebijakan Federal Reserve semakin hawkish. Ketua Fed Kevin Warsh menyatakan bahwa apabila inflasi tetap kuat, bank sentral siap mempertimbangkan kenaikan suku bunga pada September. Ia juga mengusulkan agar jumlah rapat kebijakan tahunan dikurangi dari 8 kali menjadi 4 hingga 6 kali. Imbal hasil obligasi pemerintah AS turut naik, dengan US Treasury tenor 10 tahun meningkat sekitar 6 basis poin menjadi 4,68%, sementara tenor 2 tahun naik sekitar 7 basis poin menjadi 4,25%.
Di sektor teknologi, Jeff Dean, Chief Scientist Google, bersama tiga ilmuwan lainnya mengundurkan diri untuk mendirikan perusahaan baru bernama Discovery Loop. Berita tersebut menekan saham Google yang telah terkoreksi lebih dari 5% dalam dua hari terakhir.
Di pasar saham Tiongkok, Shanghai Composite naik 0,57% ke 3.900 poin, sedangkan Shenzhen Component turun 0,24% dan ChiNext Index melemah 0,55%.
Prospek Pasar● Data Nonfarm Payrolls AS Juli Menjadi Sorotan
Di tengah melemahnya data ketenagakerjaan ADP dan semakin hawkish-nya sikap pejabat Federal Reserve, laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Juli akan menjadi indikator utama untuk menilai kekuatan pasar tenaga kerja serta arah kebijakan suku bunga. Pertumbuhan lapangan kerja, tingkat pengangguran, dan pertumbuhan upah akan secara langsung memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan Fed bulan September. Data ini menjadi agenda ekonomi paling dinantikan pekan ini.
● Risiko Geopolitik di Selat Hormuz
Rencana Iran dan Oman untuk mencapai kesepakatan mengenai akses pelayaran di Selat Hormuz telah mendorong lonjakan harga minyak lebih dari 3% dalam sehari, menunjukkan bahwa premi risiko geopolitik kembali menjadi faktor dominan di pasar energi. Keberhasilan implementasi kesepakatan tersebut serta kondisi pelayaran di kawasan akan menentukan apakah reli harga minyak saat ini hanya bersifat sementara atau menjadi awal tren kenaikan yang lebih berkelanjutan. Perkembangan ini juga akan memengaruhi ekspektasi inflasi global.
Fokus Utama Hari Ini
Neraca Perdagangan Tiongkok bulan Juli
Data Ekspor dan Impor Tiongkok bulan Juli
Cadangan Devisa Tiongkok bulan Juli
Data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat bulan Juli
Pidato Presiden Federal Reserve Richmond, Thomas Barkin
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.










