简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Wall Street Anjlok, Minyak Melonjak 6%, Microsoft Naik
Ikhtisar:Ringkasan PasarPasar keuangan global pada hari Rabu berfokus pada tiga perkembangan utama.Pertama, bursa saham AS mengalami aksi jual besar-besaran. Dow Jones turun 2,19% ke 51.594,14, mencatat penuru
Ringkasan Pasar
Pasar keuangan global pada hari Rabu berfokus pada tiga perkembangan utama.
Pertama, bursa saham AS mengalami aksi jual besar-besaran. Dow Jones turun 2,19% ke 51.594,14, mencatat penurunan poin harian terbesar dalam hampir 15 bulan. Nasdaq melemah 1,74% dan ditutup di zona negatif selama enam sesi berturut-turut, sementara Philadelphia Semiconductor Index (SOX) sempat merosot lebih dari 5% pada perdagangan intraday. Di saat yang sama, CBOE Volatility Index (VIX) melonjak 13,29% menjadi 20,63, mencerminkan meningkatnya sentimen penghindaran risiko di pasar.
Kedua, ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat secara signifikan. Iran meluncurkan rudal ke pangkalan militer AS, Amerika Serikat dan Arab Saudi melakukan serangan udara bersama di Irak, sementara sanksi AS menargetkan jaringan pungutan terkait Selat Hormuz. Akibatnya, minyak mentah WTI melonjak 6,56% menjadi US$84,46 per barel, sedangkan Brent naik 7,91%, mencerminkan meningkatnya premi risiko pasokan energi.
Ketiga, laporan keuangan emiten teknologi raksasa menunjukkan hasil yang beragam. Microsoft melaporkan pertumbuhan pendapatan Azure sebesar 43% YoY, dengan pendapatan tahunan dari bisnis cloud untuk pertama kalinya melampaui US$100 miliar, sehingga sahamnya naik sekitar 8% dalam perdagangan setelah jam bursa. Sebaliknya, Meta memberikan proyeksi kuartal ketiga yang lebih lemah dari ekspektasi serta menaikkan belanja modal (capital expenditure), sehingga sahamnya turun sekitar 8% pada perdagangan setelah jam bursa.
Di sisi kebijakan moneter, Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuannya sesuai ekspektasi pasar. Namun, tiga anggota FOMC memberikan suara mendukung kenaikan suku bunga, menandai pertama kalinya sejak 2016 terjadi tiga suara berbeda (dissent) dalam satu keputusan. Meningkatnya permintaan aset safe haven mendorong emas spot naik 0,87% ke US$4.064,63 per troy ounce, bahkan sempat menembus US$4.100 pada perdagangan intraday. Sementara itu, pasar saham Tiongkok bergerak berlawanan arah dengan A-share ditutup menguat, dan ChiNext Index naik 1,55%.
Sorotan Pasar● Pekan Laporan Keuangan Big Tech dan Belanja Modal AI
Apple dan Amazon dijadwalkan merilis laporan keuangan hari ini. Investor akan mencermati prospek pertumbuhan bisnis perangkat keras, layanan, komputasi awan, dan e-commerce. Setelah Microsoft meningkatkan investasi AI dan Meta kembali menaikkan belanja modal, pasar kini semakin berfokus pada seberapa cepat investasi AI dapat menghasilkan keuntungan serta dampaknya terhadap arus kas perusahaan. Faktor tersebut menjadi salah satu pembeda utama dalam valuasi saham teknologi saat ini.
● Ketegangan Timur Tengah dan Risiko Pasokan Minyak
Tiga titik konflik di Timur Tengah memanas dalam waktu kurang dari 24 jam, memicu lonjakan harga minyak lebih dari 6% dalam sehari. Jika konflik semakin meluas atau mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz, premi risiko di sisi pasokan diperkirakan akan terus meningkat. Hubungan antara kenaikan harga minyak dan ekspektasi inflasi akan menjadi fokus utama pasar dalam jangka pendek.
Fokus Hari Ini
Laporan keuangan Apple dan Amazon
Data PDB Amerika Serikat kuartal II dan Core PCE Price Index bulan Juni
Keputusan suku bunga Bank of England (BoE) serta konferensi pers Gubernur Andrew Bailey
Data PDB Zona Euro kuartal II dan CPI Jerman bulan Juli
Investor ritel Korea Selatan mengalami kerugian besar pada ETF leverage, sementara perusahaan sekuritas mulai secara intensif mengeluarkan margin call (permintaan tambahan jaminan).
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.










