简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Won Korea Selatan Menguat Setelah PDB Lampaui Perkiraan
Ikhtisar:Won Korea Selatan menguat ke level tertinggi dalam sekitar 2,5 bulan setelah data PDB kuartal II melampaui perkiraan. Data tersebut memperkuat ekspektasi pasar bahwa Bank of Korea dapat kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan Agustus.

Won Korea Selatan menguat pada perdagangan Kamis, dengan USD/KRW turun sekitar 0,6%-0,7% ke area 1.466-1.469.
Pergerakan ini membawa won ke posisi terkuat dalam sekitar 2,5 bulan, seiring meningkatnya ekspektasi bahwa Bank of Korea dapat melanjutkan pengetatan kebijakan.
Ekonomi Korea Selatan tumbuh 0,6% pada kuartal II dibandingkan tiga bulan sebelumnya, lebih tinggi dari perkiraan 0,4%. Secara tahunan, pertumbuhan mencapai 3,7%, juga berada di atas ekspektasi pasar.
Dukungan utama datang dari ekspor yang naik 1,4% dari kuartal sebelumnya, dipimpin pengiriman semikonduktor, mesin, dan peralatan. Konsumsi swasta tetap relatif kuat, meski investasi menunjukkan pelemahan.
Data yang lebih solid muncul setelah Bank of Korea sebelumnya memulai siklus kenaikan suku bunga dengan kenaikan 25 basis poin.
Kombinasi pertumbuhan yang tahan banting dan risiko inflasi dari harga energi yang lebih tinggi membuat peluang kenaikan suku bunga lanjutan pada Agustus ikut diperhitungkan pasar.
Won juga mendapat dukungan dari selisih suku bunga Korea Selatan dan Amerika Serikat yang menyempit setelah kenaikan suku bunga terbaru, serta surplus perdagangan yang membaik berkat ekspor chip.
Namun, pelaku pasar masih menunggu data ekspektasi inflasi dan inflasi konsumen berikutnya untuk menilai arah kebijakan moneter selanjutnya.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.











