简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Emas Tembus USD 4.000, Bitcoin di Bawah USD 60.000
Ikhtisar:Ikhtisar PasarPada hari Rabu, pasar keuangan global didominasi oleh penguatan dolar AS, yang menekan harga komoditas dan aset kripto secara bersamaan. Indeks Dolar AS (DXY) mencatat kenaikan selama du
Ikhtisar Pasar
Pada hari Rabu, pasar keuangan global didominasi oleh penguatan dolar AS, yang menekan harga komoditas dan aset kripto secara bersamaan. Indeks Dolar AS (DXY) mencatat kenaikan selama dua hari berturut-turut hingga mencapai level tertinggi dalam lebih dari satu tahun. Yen Jepang melemah mendekati level terendah dalam dua tahun, sementara yuan offshore (CNH) sempat mendekati level 6,82 terhadap dolar AS.
Kekuatan dolar memberikan tekanan besar pada logam mulia. Harga emas spot turun 2,86% dalam sehari hingga menembus di bawah level psikologis USD 4.000 dan ditutup di USD 3.999 per troy ounce. Perak spot merosot tajam 6,72% ke USD 57,45, sementara tembaga New York (COMEX Copper) mencatat penurunan untuk lima sesi perdagangan berturut-turut.
Di pasar energi, harga minyak juga mengalami tekanan signifikan. Minyak mentah WTI turun 3,92% ke USD 70,34 per barel, sedangkan Brent melemah 4,33%. Penurunan dipicu oleh pernyataan Presiden Donald Trump yang kembali mendesak agar harga minyak turun lebih cepat, bersamaan dengan keputusan Amerika Serikat memberikan pengecualian sanksi selama 60 hari terhadap ekspor minyak Iran.
Di pasar kripto, Bitcoin sempat jatuh di bawah USD 60.000 dan menyentuh level terendah sejak Oktober 2024.
Di sisi lain, saham sektor teknologi justru menjadi titik terang. Indeks ChiNext naik 1,41%, STAR 50 melonjak hampir 4%, sementara Hang Seng TECH Index menguat hampir 2%.
Kinerja Micron Technology juga melampaui ekspektasi pasar, dengan pendapatan kuartalan meningkat lebih dari tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya. CEO Micron menyatakan bahwa memori kini telah menjadi aset strategis di era AI, dengan prospek permintaan yang diperkirakan tetap kuat hingga tahun 2028.
Pasar saham AS bergerak bervariasi. Nasdaq turun 0,43%, S&P 500 melemah 0,10%, sedangkan Dow Jones Industrial Average naik 0,35%.
Sorotan Pasar● Data Inflasi AS dan Arah Pergerakan Dolar
Amerika Serikat akan merilis data final PDB riil kuartal I serta Indeks Harga PCE Inti (Core PCE) bulan Mei malam ini. Data tersebut diperkirakan menjadi faktor utama yang memengaruhi arah dolar AS sekaligus ekspektasi penurunan suku bunga The Fed. Keberlanjutan tren penguatan dolar akan menjadi fokus utama pasar dalam jangka pendek.
● Siklus Super Industri Memori Semakin Menguat
Prospek industri memori terus menunjukkan perbaikan. Hasil keuangan Micron yang melampaui ekspektasi, rencana pendanaan SK Hynix di Amerika Serikat, serta ekspansi kapasitas produksi HBM4 oleh Samsung semakin memperkuat optimisme terhadap pertumbuhan permintaan AI hingga tahun 2028. Rantai pasok semikonduktor diperkirakan tetap menjadi sektor yang layak dicermati investor.
Fokus Hari Ini
Data final PDB Riil Amerika Serikat Kuartal I
Indeks Harga Core PCE Amerika Serikat bulan Mei
Klaim Pengangguran Awal Amerika Serikat Mingguan (Initial Jobless Claims)
Data Pesanan Barang Tahan Lama (Durable Goods Orders) Amerika Serikat bulan Mei
Pidato pejabat Federal Reserve, John Williams dan Austan Goolsbee
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
