简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Mata Uang Asia Tenang Jelang Keputusan Fed
Ikhtisar:Mata uang Asia bergerak terbatas sementara dolar AS stabil menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve. Pelaku pasar juga mencermati rincian kesepakatan AS-Iran yang berpotensi membuka kembali Selat Hormuz dan mengembalikan pasokan minyak Iran ke pasar global.

Mata uang Asia cenderung bergerak datar pada perdagangan Rabu, sementara dolar AS stabil setelah melemah dalam empat sesi beruntun dan bertahan di dekat level terendah 10 hari. Pergerakan pasar valuta asing masih terbatas karena pelaku pasar menunggu keputusan kebijakan Federal Reserve dan rincian lebih lanjut dari kesepakatan AS-Iran.
Sentimen risiko sebelumnya membaik setelah muncul kesepakatan sementara antara Washington dan Teheran. Kesepakatan tersebut disebut dapat membuka jalan bagi pembukaan kembali Selat Hormuz dan memungkinkan Iran kembali mengekspor minyak setelah implementasi.
Di sisi nuklir, Iran menyetujui untuk tidak mengejar atau memperoleh senjata nuklir serta membekukan perluasan program nuklir selama periode negosiasi 60 hari.
Di Asia, USD/JPY turun tipis 0,1% ke sekitar 160,30 yen, tetap terbatas meski Bank of Japan menaikkan suku bunga 25 basis poin sehari sebelumnya. Data pemerintah Jepang menunjukkan ekspor naik untuk bulan kesembilan berturut-turut pada Mei, didorong permintaan semikonduktor yang kuat terkait investasi kecerdasan buatan.
Pasangan USD/CNY dan USD/SGD bergerak relatif datar, sementara USD/KRW naik 0,4%. USD/INR turun 0,3% dan menyentuh level terendah lebih dari lima pekan, sedangkan AUD/USD juga datar setelah bank sentral Australia mempertahankan suku bunga sesuai perkiraan.
Fokus utama pasar kini tertuju pada pengumuman kebijakan Fed. Bank sentral AS secara luas diperkirakan mempertahankan suku bunga, sehingga perhatian investor akan lebih banyak diarahkan pada proyeksi ekonomi terbaru dan konferensi pers pertama Kevin Warsh setelah rapat untuk membaca arah kebijakan moneter berikutnya.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
