简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Harga Minyak Melonjak Tajam, Pasar Obligasi Berguguran dan Kejatuhan Logam Menekan Wall Street
Ikhtisar:Tinjauan PasarLonjakan tajam harga minyak kembali memicu kekhawatiran inflasi dan memicu aksi jual besar-besaran di pasar obligasi global. Tiga indeks utama saham AS ditutup melemah lebih dari 1% pada
Tinjauan Pasar
Lonjakan tajam harga minyak kembali memicu kekhawatiran inflasi dan memicu aksi jual besar-besaran di pasar obligasi global. Tiga indeks utama saham AS ditutup melemah lebih dari 1% pada Jumat, dengan S&P 500 turun dari level tertinggi historisnya, sementara Nasdaq mengakhiri reli enam minggu beruntun. Di tengah tekanan pasar secara luas, hanya sektor energi yang mampu mencatat kenaikan lebih dari 2%.
Pada awal perdagangan Asia hari Senin, reli minyak masih berlanjut dengan Brent dibuka menguat, sedangkan futures saham AS dan aset kripto melanjutkan pelemahan akhir pekan. Sentimen pasar masih didominasi oleh aksi lindung nilai dan kekhawatiran terhadap inflasi.
■ Teknologi dan Semikonduktor Mendingin
Indeks chip anjlok 4% dan berbalik negatif secara mingguan. Saham NVIDIA turun lebih dari 4% dan menghentikan reli tujuh hari berturut-turut, sementara Micron dan Intel masing-masing jatuh lebih dari 6%. Cerebras, pemain baru di sektor AI computing, anjlok 10% hanya sehari setelah IPO. Di sisi lain, Microsoft justru naik lebih dari 3% setelah Bill Ackman mengumumkan peningkatan kepemilikannya.
■ Gejolak di Pasar Obligasi dan Valuta Asing
Yield obligasi tenor panjang mengalami aksi jual bersejarah. Yield US Treasury 10-tahun melonjak mendekati level tertinggi satu tahun di 4,60%, sementara yield obligasi 30-tahun AS dan Inggris masing-masing mencapai level tertinggi sejak 2007 dan 1998. Penguatan dolar AS menekan mata uang non-dolar, dengan yen Jepang mendekati level intervensi potensial di 160, sedangkan offshore yuan melemah menembus level 6,81.
■ Energi Melonjak, Logam Tersungkur
Reli minyak semakin agresif, dengan WTI sempat melonjak lebih dari 4% dalam sehari dan mencatat kenaikan mingguan di atas 10%. Sebaliknya, logam industri dan logam mulia mengalami tekanan besar. Emas berjangka jatuh hampir 4%, perak anjlok lebih dari 10%, sementara tembaga New York dan timah London masing-masing turun sekitar 4% hingga 5%.
■ Kripto Tertekan
Kenaikan tajam yield tenor panjang terus menekan likuiditas aset berisiko. Bitcoin sempat turun di bawah level US$79.000 dan terkoreksi hampir 4% dari puncak harian, sebelum melanjutkan pelemahan sepanjang akhir pekan.
Sorotan Pasar
● Jual Obligasi AS, Beli Obligasi Jepang
Yield obligasi pemerintah Jepang melonjak ke level tertinggi dalam beberapa dekade, memicu spekulasi bahwa arus modal besar akan kembali ke Jepang. Sejumlah institusi manajemen aset mulai bertaruh bahwa investor Jepang, yang memegang sekitar US$1 triliun obligasi AS, akan secara bertahap memindahkan dana kembali ke domestik dan membeli obligasi Jepang. Pada bulan Maret, dana obligasi pemerintah Jepang mencatat arus masuk bersih sebesar US$700 juta, tertinggi sepanjang sejarah. Namun, ekspektasi ekspansi fiskal pemerintah Jepang membuat prospek permintaan dan penawaran obligasi tetap kompleks, sehingga arus balik modal besar masih belum benar-benar terjadi.
● Berkshire Hathaway Q1
Pada kuartal pertama, Berkshire Hathaway menggelontorkan US$2,6 miliar untuk membangun posisi di Delta Air Lines. Kepemilikan saham Alphabet Class A melonjak lebih dari 200% dan naik menjadi posisi ketujuh terbesar dalam portofolio Berkshire, mencatat kenaikan peringkat terbesar di antara 10 kepemilikan utama dibanding kuartal sebelumnya. Berkshire juga untuk pertama kalinya dalam hampir tujuh tahun tidak lagi memegang saham Amazon, sekaligus melepas seluruh posisi di Visa, Mastercard, dan UnitedHealth. Posisi di Chevron dipangkas 35%, sementara kepemilikan Apple tetap tidak berubah setelah tiga kuartal berturut-turut melakukan pengurangan posisi.
Fokus Utama Hari Ini (GMT+8)
22:00 WIB
Indeks Pasar Perumahan NAHB Amerika Serikat Bulan Mei
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
