简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Menjelang Keputusan The Fed, Harga Minyak Brent Ditutup di Level Tertinggi Tiga Tahun
Ikhtisar:Tinjauan PasarPada sesi perdagangan terakhir, pasar global cenderung bergerak hati-hati seiring ketegangan di Timur Tengah yang belum mereda, serta sikap wait-and-see investor menjelang keputusan suku
Tinjauan Pasar
Pada sesi perdagangan terakhir, pasar global cenderung bergerak hati-hati seiring ketegangan di Timur Tengah yang belum mereda, serta sikap wait-and-see investor menjelang keputusan suku bunga dari Federal Reserve (The Fed). Tiga indeks utama saham AS ditutup menguat tipis, dengan sektor energi memimpin kenaikan sejalan dengan lonjakan harga minyak. Sementara itu, saham maskapai penerbangan mencatat penguatan signifikan, didorong ekspektasi peningkatan permintaan perjalanan untuk menghindari risiko konflik regional.
Di sisi lain, saham raksasa farmasi Eli Lilly anjlok 6,5% setelah HSBC menurunkan peringkat dan mengubah rekomendasi menjadi negatif. Lululemon juga melemah lebih dari 1% akibat prospek bisnis yang kurang optimistis.
Pergerakan aset menunjukkan divergensi yang semakin jelas:
Logam Mulia & Kripto
Sentimen safe haven dan pelemahan dolar AS saling menetralkan. Harga emas spot bergerak di sekitar level psikologis USD 5.000, sempat menembus ke bawah sebelum kembali pulih ke kisaran USD 5.005. Perak melemah signifikan dengan kontrak berjangka turun 1,6%. Bitcoin bertahan di atas level USD 74.000 dan naik tipis 0,38%, sementara Ethereum menunjukkan kinerja yang relatif lebih lemah.
Energi & Transportasi Udara
Risiko geopolitik terus meningkat, terutama setelah Iran dilaporkan memperluas serangan terhadap infrastruktur energi di Timur Tengah. Harga minyak Brent melonjak dan ditutup pada USD 103,42 per barel, tertinggi dalam lebih dari tiga tahun. Meskipun harga energi yang tinggi meningkatkan tekanan biaya, kondisi ini justru mendorong ekspektasi lonjakan permintaan perjalanan udara.
Obligasi & Valuta Asing
Aliran dana cenderung beralih ke aset berkualitas tinggi. Obligasi pemerintah AS tenor panjang mengungguli tenor pendek, dengan imbal hasil (yield) obligasi 10 tahun turun 2 basis poin menjadi 4,20%. Indeks Dolar AS (USD Index) mencatat penurunan dua sesi berturut-turut, melemah lebih dari 0,3%, yang memberikan dukungan moderat bagi aset non-USD.
Sorotan UtamaLonjakan Harga Bahan Bakar Regional
Gangguan pasokan dari Timur Tengah telah mendorong harga minyak Brent naik lebih dari 40% dan menembus level USD 100 per barel. Namun, produk turunan seperti diesel dan bahan bakar jet mengalami kenaikan yang jauh lebih tajam. Di beberapa pasar Asia, harga bahan bakar bahkan tercatat meningkat hingga dua kali lipat.
Sekitar 60% ekspor minyak dari kawasan Teluk merupakan minyak mentah medium dan berat, yang menjadi bahan baku utama untuk produksi diesel, bahan bakar penerbangan, dan fuel oil. Sementara itu, kapasitas pasokan alternatif di luar Timur Tengah masih sangat terbatas.
Potensi Default Kredit Swasta Mencapai 8%
Morgan Stanley memperingatkan bahwa sektor perangkat lunak dalam pasar kredit swasta memiliki tingkat leverage tertinggi dan perlindungan (collateral) paling rendah, sehingga risiko gagal bayar berpotensi mendekati level tertinggi sejak pandemi.
Sementara itu, Zito, Co-President Apollo, menilai bahwa akuisisi perusahaan software pada periode 2018–2022 telah mengalami overvaluasi signifikan. Ia memperkirakan probabilitas resesi kini telah melampaui 50% dan mengkritik rendahnya transparansi dalam penilaian aset di pasar modal privat.
Data Ekonomi yang Perlu Diperhatikan (GMT+8)
20:30 (AS) Indeks Harga Produsen (PPI) Februari (YoY/MoM)
22:00 (AS) Pesanan Pabrik Januari (MoM)
22:30 (AS) Persediaan Minyak Mentah EIA mingguan (hingga 13 Maret, ribu barel)
Sesi Dini Hari
02:00 (AS) Keputusan Suku Bunga The Fed (target rate), Rapat FOMC
02:30 (AS) Konferensi Pers FOMC
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
