logo |

Berita

    Beranda   >     Industri    >     Isi utama

    6 dari 10 Orang Kesulitan Mengatur Keuangan Selama Ramadan

    Ikhtisar:Hasil survei OVO mengungkapkan sebanyak 6 dari 10 orang mengaku kesulitan mengatur keuangan selama Ramadan.
    8e68fc2d-ba90-44f5-9e34-029e0c77f478_169.jpeg

      Hasil survei OVO yang bekerja sama dengan pihak ketiga mengungkapkan sebanyak 6 dari 10 orang mengaku kesulitan mengatur keuangan selama Ramadan. Terlebih, pandemi covid-19 menambah kebutuhan masyarakat.

      “Ada juga 6 dari 10 orang mengaku sulit mengatur keuangan selama Ramadan. Ini memang setiap tahun kita lihat, tapi tahun ini terlebih lagi karena pandemi covid-19 banyak kebutuhan dan banyak tekanan secara finansial,” ujar Head of Corporate Communication OVO Harumi Supit dalam konferensi pers virtual, Selasa (13/4).

      Sementara itu, 52 persen responden yang disurvei mengaku berencana menggunakan dana darurat dari tabungan atau investasinya. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan saat Ramadan.

      “Tidak dipungkiri tahun ini masih jadi tahun perjuangan. Kita lihat Ramadan 2021 ini sebagai Ramadhan kedua saat pandemi, masih banyak persoalan, tekanan fisik, mental, dan keuangan yang masih muncul,” imbuhnya.

      Hasil survei juga mengungkapkan 4 dari 10 orang melenceng jauh dari perencana keuangan awal Ramadhan. Survei ini dilakukan kepada hampir 500 responden yang tersebar di seluruh Indonesia.

      “Survei dilakukan oleh pihak ketiga supaya dapatkan hasil kredibel, yang bisa dipercaya, dan mengetahui sebenarnya apa yang dirasakan masyarakat,” jelasnya.

      Dalam kesempatan yang sama, Perencana Keuangan Lolita Setyawati mengungkapkan sejumlah tips pengelolaan keuangan selama Ramadan.

      “Momentum Ramadan ini pas sekali untuk ubah mindset menggunakan uang di masa depan dan berusaha berpikir cukup, kita mengeluarkan dana sesuai dengan kemampuan,” ucapnya.

      Ada empat tips pengelolaan keuangan selama Ramadan untuk menghindari pengeluaran yang membengkak. Pertama, menyusun daftar prioritas pengeluaran.

      Kedua, mempersiapkan dana ekstra. Tujuannya, ketika dalam kondisi terburuk tidak menerima Tunjangan Hari Raya (THR) maka ada dana cadangan yang sudah dipersiapkan untuk Ramadan dan Lebaran.

      “Ini yang harus kita lakukan dari bulan sebelumnya, jadi di anggaran setiap bulan ada porsi anggaran untuk Ramadan dan lebaran, berapapun itu semampunya, harus ada. Jadi nanti waktu tidak terima THR kita tidak kaget,” tuturnya.

      Ketiga, belanja di awal. Pertimbangannya, kerap kali harga kebutuhan bahan pokok melambung selama Ramadan dan Lebaran.

      Kondisi tersebut bisa disiasati dengan berbelanja sebelum Ramadan kebutuhan pokok yang bisa disimpan dalam jangka lama. Keempat, membuat menu sahur dan buka.

      “Ini untuk ibu-ibu, tujuannya agar mengendalikan pengeluaran khususnya makanan supaya kita tidak belanja makanan,” jelasnya.

      Sumber : cnn

    Berita Terhangat

    United Arab Emirates Dirham

    • United Arab Emirates Dirham
    • Australia Dollar
    • Canadian Dollar
    • Swiss Franc
    • Chinese Yuan
    • Danish Krone
    • Euro
    • British Pound
    • Hong Kong Dollar
    • Hungarian Forint
    • Japanese Yen
    • South Korean Won
    • Mexican Peso
    • Malaysian Ringgit
    • Norwegian Krone
    • New Zealand Dollar
    • Polish Zloty
    • Russian Ruble
    • Saudi Arabian Riyal
    • Swedish Krona
    • Singapore Dollar
    • Thai Baht
    • Turkish Lira
    • United States Dollar
    • South African Rand

    United States Dollar

    • United Arab Emirates Dirham
    • Australia Dollar
    • Canadian Dollar
    • Swiss Franc
    • Chinese Yuan
    • Danish Krone
    • Euro
    • British Pound
    • Hong Kong Dollar
    • Hungarian Forint
    • Japanese Yen
    • South Korean Won
    • Mexican Peso
    • Malaysian Ringgit
    • Norwegian Krone
    • New Zealand Dollar
    • Polish Zloty
    • Russian Ruble
    • Saudi Arabian Riyal
    • Swedish Krona
    • Singapore Dollar
    • Thai Baht
    • Turkish Lira
    • United States Dollar
    • South African Rand
    Nilai Tukar Saat Ini  :
    --
    Jumlah
    United Arab Emirates Dirham
    Jumlah yang dapat ditukar
    -- United States Dollar
    Peringatan

    Basis data WikiFX berasal dari pihak berwenang yang resmi, seperti FCA, ASIC, dll. Konten yang dipublikasikan juga didasarkan pada keadilan, objektivitas, dan fakta. WikiFX tidak meminta biaya hubungan masyarakat (PR), biaya iklan, biaya peringkat, biaya penghapusan data, dan biaya-biaya lainnya. WikiFX akan melakukan yang terbaik dalam menjaga konsistensi dan sinkronisitas data dengan sumber data yang berwenang sesuai otoritas peraturan,tetapi tidak menjamin data diperbarui secara konsisten.

    Mengingat segi kekompleksan dari industri forex, tak menutup kemungkinan bahwa beberapa broker mendapatkan lisensi yang dikeluarkan oleh lembaga regulasi resmi secara ilegal. Jika data yang diterbitkan oleh WikiFX tidak sesuai dengan fakta, silakan gunakan fungsi Kritik dan Saran untuk memberi tahu kami. Kami akan segera memeriksa dan mempublikasikan hasilnya.

    Valas, logam mulia, dan CFD (OTC) adalah produk leverage dengan tingkat risiko tinggi yang dapat menyebabkan kerugian pada prinsip investasi Anda. Silakan pertimbangkan secara rasional.

    Catatan khusus, konten situs WikiFX hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh ditafsirkan sebagai saran investasi. Broker Forex dipilih oleh pengguna. Pengguna memahami dan memperhitungkan semua risiko yang timbul dengan perdagangan Forex yang tidak relevan dengan WikiFX, pengguna harus menanggung tanggung jawab penuh atas konsekuensinya.